Melihat Dengan Kacamata Berbeda……

RASA TAKUT ITU………………


Rasa takut ada beribu-ribu maknanya. Manusia belum akan mencapai “takut kepada Allah” selama ia masih takut kepada hal-hal kecil dalam hidupnya. Allah itu maha besar. Barangsiapa takut hanya kepada-Nya, yang lain-lain menjadi kecil adanya. Tak usah menghitung dulu ketakutan terhadap kekuasaan sebuah rezim atau peluru militerisme politik. Cobalah berhitung dulu dengan tukang bakso. Beranikan kau, kaum terpelajar yang tinggi derajatnya dimata masyarakat, beranikah kau menjadi tukang bakso? Kamu tidak takut menjadi sarjana, memperoleh pekerjaan dengan gaji besar, memasuki rumah dengan mobil yang bergengsi : tetapi tidak takutkah kamu menjadi tukang bakso? Yakni kalau pada suatu saat kelak padamu tak ada jalan lain selain menjadi tukang bakso? Coba Tanya hatimu sekarang, takut atau tidak?

Ingatlah, bahwa tak seorang tukang baksopun pernah takut menjadi tukang bakso. Apakah kamu merasa lebih pemberani dibanding tukang bakso? Karena pasti para tukang bakso memiliki keberanian yang sama untuk menjadi sarjana dan orang besar sepertimu.

Kita masih memerlukan baca istighfar lebih dari seribu kali dalam sehari, karena kita masih tergolong orang-orang yang ditawan oleh rasa takut terhadap apa yang kita anggap derajat rendah, takut tak memeperoleh pekerjaan, takut miskin, takut tak punya jabatan, takut tak bisa menghibur suami dan mertua dan kelak takut dipecat, takut tak naik pangkat…..masya Allah! Sungguh kita masih termasuk golongan orang-orang yang belum bisa menomorsatukan Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s