Melihat Dengan Kacamata Berbeda……

Nasionalisme


“Kita lapar itu biasa. Kita malu itu juga biasa. Namun lapar atau malu karena Malaysia, itu Kurang Ajar!!” (Soekarno,1963)

Mulut supporter Malaysia yang kayak comberan mengatai bahwa Indonesia itu anjing menohok rasa nasionalisme kita. Betapa sudah terlalu sering negara tetangga kita itu menebar kebencian dengan kasus pencurian ikan, pencurian seni budaya bahkan wilayah teritorial Indonesia. Belum lagi urusan TKW yang sering mendapat perlakuan tak manusiawi.

Rasa nasionalisme bermula ketika kita menemukan ‘kebencian’ terhadap ‘yang lain’. Perang-perang di dunia telah banyak mengajarkan kepada kita bahwa rasa nasionalis dikalangan rakyat di banyak negara bisa tumbuh jika ada ‘musuh’ yang harus dibasmi (Benedict Anderson, Imagined Communities, 2002).

Maka dalam kompetisi sepak bola Indonesia versus Malaysia, dari yel-yel yang kemudian menimbulkan makian, membuat orang tiba-tiba serempak membenci Malaysia. Dan kebencian pada musuh bersama itu positifnya melahirkan nasionalisme. Karena sepak bola telah menjadi budaya massa, melibatkan emosi seluruh bangsa jika ada musuh yang harus diganyang. Meski korupsinya masuk 5 besar didunia, meski pemerintahnya bobrok luar biasa…..Cinta kami cethaaarrr membahana….RIGHT OR WRONG IS MY COUNTRY!!

:Ganyang Malaysia! Tapi korupsi tetaplah musuh yang nyata!

*Kabuuur ahh sebelom kena timpuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s