Melihat Dengan Kacamata Berbeda……

Derita Tanah Palestina Adalah Derita Perempuan


Apa beda perempuan dan tanah?

Dalam proses menghayati keberadaannya, perempuan akan mencapai puncak kesadarannya bagaimana menemukan hikmah tanah bagi pengembangan dirinya. Bahwa ada imanensi dirinya dengan tanah. Perempuan tidak lagi hanya mengerti bahwa ia harus menjadi seperti tanah, tetapi memahami seperti apa rasanya menjadi tanah. Ada yg bercocok tanam di atasnya , ada yang dikandungnya, dan ada yang keluar serta tumbuh dari dirinya….seolah-olah ia adalah tanah. Perbedaannya, perempuan memiliki kesadaran dan tanah tidak.

Seorang perempuan sesungguhnya dapat merasakan keprihatinan yang dalam karena dirinya diperebutkan secara semena-mena. Jika Israel merebut tanah Palestina dengan semena-mena, maka perempuan sesungguhnya juga merasakan air mata menetes dalam hatinya karena dirinya dipaksa berpisah dengan sejarah Gaza yang ratusan tahun mendampinginya. Dan perempuan sesungguhnya adalah makhluk pertama yang menitikkan airmata ketika ribuan pejuang Gaza dan anak-anak mati syahid demi mempertahankan tanah tumpah darahnya.

*lalu siapakah yang deritanya lebih berat daripada tanah???

 

stopisrael

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s