Melihat Dengan Kacamata Berbeda……

Posts tagged “Business

SAAT GARUDA DI DADA ANAK MUDA


Hari itu, 29 Desember di kantor ada acara nobar dengan fasilitas slide seadanya. Orang-orang malas pulang karena waktunya tak akan nuntut untuk menonton peristiwa paling ditunggu: final AFF yang menghadirkan Timnas Indonesia melawan Malaysia. Satu hal yang mengherankan bahwa orang yang tak biasa nonton maupun menyukai bola pun jadi bergairah menonton. Mungkin karena rasa nasionalisme yang membara.

Babak pertama gol sering kali lewat begitu saja, teman-teman sampai dibuat gemes dan geram. Lalu disusul babk kedua Markus Horizon kebobolan gawangnya. Teman perempuan saya yang duduk di sebelah saya langsung berdiri dan teriak: “guoblog Kus Markus, bisanya megang susu thok, megang bola gak enthos!” lalu bertubi-tubi orang-orang  “misuh”…..Pokoknya berbagai ekspresi kegemasan, gregetan, sampai yang “misuh-misuh” ala Suroboyoan-lah. Sampai mendengarnyapun rasanya mau ketawa aja. Ada-ada saja! Hingga berakhir pertandingan dengan gol 2-1 Indonesia. Wow, sungguh mengagumkan! Bisa dibayangkan kalau Timnas saat itu kalah total, mungkin bisa saja terjadi kerusuhan luar biasa. Kemarahan penonton atau supporter yang gila, semuanya bisa saja terjadi. Baru setingkat Surabaya aja Bonex (supporter bolanya Suroboyo) sering bikin aparat kewalahan. Lha ini seantero Indonesia….whew!

Tragedi kerap terjadi, kita bisa mencari alasan dengan menyalahkan orang lain. Tapi sudahlah itu tidak penting, tragedi sudah terjadi. Seterusnya kita enyahkan rasa pedih itu. Kita membangun kembali! Untaian kalimat ini dituturkan oleh novelis Brazil Paulo Coelho (1996) dalam karyanya The Fifth Mountain ketika dia menceritakan ulang kisah Nabi Elia dalam epos biblikal saat ia membangkitkan semangat warga kota Akbar untuk membangun kembali negerinya dari puing-puing kehancuran akibat peperangan yang kejam.

Kutipan dari Paulo Coelho ini sepertinya tepat melukiskan suasana mental yang harus terus dipegang oleh Timnas Indonesia yang menyandang Burung Garuda didadanya yaitu Bambang Pamungkas, Irfan Bachdim, Christian Gonzales, Ahmad Bustomi, Firman Utina, Markus Horison dan kawan-kawan. Melalui jerih payah kerja keras, hentakan kaki dan ayunan langkah mereka kebanggan dalam ke-kita-an sebagai bangsa tidak saja tumbuh namun mereka mengajarkan kita, seluruh entitas republik, termasuk para pemimpin bagaimana seharusnya sikap yang terhormat membela Sang Dwi Warna semestinya dilakukan.

Saat jagat politik Indonesia menghadapi tragedi krisis kepemimpinan republik yang tak berkesudahan, saat perilaku politik narsistik berkali-kali disodorkan kehadapan publik dan kepemimpinan republik kerapkali tersandera oleh kepentingan kelompok politik maupun uang, jajaran Timnas memberikan teladan (virtue) bagi kita semua bahwa atas nama kebanggaan berjuang bagi republik tidak boleh ada kata menyerah dalam menghadapi siapapun untuk kepentingan bangsa dan negara.

Simaklah orasi Bambang Pamungkas di kamar ganti pemain sesaat setelah kalah oleh Tim Malaysia lalu. Rekan-rekan kekalahan ini harus berhenti di ruangan ini. Kita tidak memerlukan pembahasan yang lebih panjang mengenai apa yg terjadi malam ini, tidak ada saling menyalahkan tentang apa yang terjadi di lapangan tadi. Kita menang bersama-sama dan sudah seharusnya kita juga kalah bersama-sama. Mental pemenang dan tak mudah menyerah tertoreh jelas terlontar melalui kalimatnya. Dan sepertinya semangat berbangsa, semangat mengemban tanggung jawab dalam hidup berepublik inilah yang pelan-pelan luntur dan harus kita siram kembali menyuburkan bumi Indonesia yang tengah gersang oleh semangat teladan kepemimpinan politik.

Dalam drama persepakbolaan yang baru saja usai, bagi saya bukan soal juara atau tidak juara yang paling penting untuk disimak, namun tak disangka-sangka kita menemukan mental sportif dan kepemimpinan justru bukan dari para elite politik tapi pada kaum muda, Timnas sepakbola kita. Semangat kerja keras untuk Indonesia ini mengingatkan saya kepada naskah Bung Hatta pada tahun 1928 berjudul Tentang Nama Indonesia saat dia menguraikan bahwa bagi kami Indonesia adalah sebuah istilah politik, tanah air di masa depan tempat tiap-tiap orang yang merasa menjadi bagian didalamnya bekerja keras dengan segenap kemampuan dan fikirannya untuk mewujudkan bersama.

Ketika kemarau semangat berbangsa tengah meluas, dan tanah ibu pertiwi telah kering merangas oleh semangat kekitaan sebagai bagian dari republik, semangat Timnas dan berbagai elemen muda tengah tumbuh dalam merawat kembali kebaikan bersama dalam solidaritas kehidupn berrepublik.

Dalam bayangan kolektif kaum muda, kita dapat menghimpun dan menyimak semangat mereka akan Indonesia kedepan adalah Indonesia yang optimis dalam memandang masa depannya, optimisme yang sudah semestinya didukung oleh komitmen negara menjaga kedaulatan , antusiasme yang lahir dari semangat tiap-tiap warga akan kebutuhan untuk mencapai sesuatu, berprestasi dan berkompetisi. Optimisme seperti ini adalah optimisme yang lahir dari kesadaran akan pentingnya sebuah orientasi perubahan. Orientasi akan masa depan segenap tiap-iap orang untuk maju dan antusiasme warga untuk berprestasi yang mensyaratkan kepercayaan atas komitmen negara bekerja untuk melayani warganya.

Penyegaran Bernegara

Kegigihan semangat Timnas adalah momentum, awal dari pentingnya penyegaran dalam kehidupan berbangsa dan berepublik. Di gelanggang sepakbola telah terbukti bagi kita semua saat kaum muda diberi tanggung jawab mengemban nama bangsa, ternyata mereka menjalankannya dengan penuh hasrat dan komitmen. Saat mereka sadar bahwa menjadi juara hampir tertutup kemungkinannya mereka terus gigih bertarung karena mereka sadar kehormatan bangsalah yang mereka emban. Pada wilayah yang lebih luas seperti pada dunia politik, inilah saatnya kita berefleksi bahwa kepemimpinan politik kaum muda adalah sesuatu yang mendesak untuk kita gulirkan, besera inovasi dan penyegarannya. Belajar pada Amerika Serikat abad ke-19, saat pertumbuhan ekonomi belum berjalan merata dan pembangunan serta mobilitas sosial belum menyebar di wilayah Amerika bagian Barat, Horace Greely dalam editorialnya New York Tribune tahun 1865 berseru dengan lantang “Go West, Young Man!”. Seruan itu membawa penyegaran dan semangat dari warga Amerika Serikat untuk bermigrasi dan mencari nafkah sekaligus menyetarakan akselerasi pembangunan antar wilayah dengan menaklukkan sisi Barat Amerika yang liar dan belum terjamah.

Cerita inovasi untuk merambah wilayah Barat dari Amerika Serikat ini dapat kita ambil contoh untuk menjawab bagaimana inovasi dan penyegaran menjadi penting untuk mengelola wilayah Indonesia dibawah kepemimpinan kaum muda. Selama 64 tahun Indonesia prioritas pembangunan ekonomi masih terpusat di sebagian wilayah Barat Indonesia khususnya wilayah Jawa, terutama Jakarta sebagai pusat aktivitas ekonomi sekaligus politik. Meskipun desentralisasi telah berjalan, namun Indonesia Timur masih tetap dipandang sebagai wilayah tertinggal. Bukankah salah seorang personil Timnas andalan kita Oktovianus Maniani berasal dari tanah Papua, wilayah Indonesia Timur yang mempersembahkan warganya sebagai olahragawan, cendekiawan anak SMA pemenang olimpiade Fisika bagi keharuman bangsa Indonesia.  Langkah penyegaran dan inovasi menjadi penting diambil oleh kepemimpinan kaum muda. Seruan “Go East, Youngster!” menjadi hal menarik yang dapat melahirkan antusiasme setiap warganegara.

Dapat kita bayangkan, ketika kepemimpinan kaum muda berani mengambil langkah fundamental dengan menggeser orientasi pusat pembangunan ke Timur Indonesia bahkan pusat ibukota ke Indonesia Timur, maka berbagai tantangan kedepan akan terjawab. Mulai dari persoalan ketidakadilan yang memunculkan aspirasi untuk memisahkan diri, redistribusi pendapatan yang lebih baik, percepatan pembangunan wilayah, perubahan orientasi Indonesia dari agraris dan inward looking menuju maritim dan outward looking sampai strategi geopolitik untuk mendekatkan diri pada wilayah pasifik, Jepang dan Amerika Serikat sebagai masa depan strategi pembangunan luar negeri. Disinilah pentingnya inovasi kebijakan dari para pemimpin muda kedepan agar arah pembangunan dan pengelolaan negara tidak kering dan terjebak oleh rutinitas keseharian. Agar kaum muda mampu menyegarkan keindonesiaannya.

Setelah optimisme dan inovasi menjadi ruh dari masa depan Indonesia kedepan, ada baiknya bagi para kaum muda calon pemimpin republik menyimak renungan Jean Jacques Rousseau bahwa saat nilai kebajikan hadir dalam benak kita, ia akan selalu berkonflik dengan nafsu keserakahan dan kepentingan personal. Tanggung jawab para pemimpin muda adalah memegang teguh nilai kebajikan publik sesuai amanah proklamasi, agar tidak larut dalam kultur dekaden politik seperti para pendahulunya.

Iklan

NASEHAT TEMAN SOAL KRISIS EKONOMI


Nostalgia 1 Mei 2006 untuk 28 Januari 2010

Teman2, agak serius dikit ya.

Sebetulnya ini agak telat, tapi sorry karena pikiranku kesita banget ama kerjaan. Barusan aja aku kepikiran untuk share ama kalian di milist ini.Aku sendiri juga kelimpungan jawab pertanyaan dari orang2 soal ini. Ini bukan nakut2in tapi kenyataan dan aku nulis ini supaya kalian tahu apa yang harus dilakukan. Aku kerja di bidang investasi dan keuangan dan aku dah tahu duluan tentang hal ini. Aku dah tahu dan ngerasain krisis ini dari awal tahun tapi kan belum ngefek ke real sector, berhubung sekarang udah menjalar dan kalian akan segera merasakannya maka aku tulis ini. Krisis ini bisa lebih buruk dari krisis 98, tapi kondisi ekonomi kita lebih kuat sekarang. Krisis yang sekarang asalnya dari luar bukan dari dalam negeri. So, aku minta kalian benar2 baca tulisan aku ampe selesai. Terserah kalian akan ikutin atau tidak, yang jelas aku punya license nasional dan pemahaman yang membuat tulisan aku di bawah ini suatu penjelasan dan saran yang bisa diikuti, bukan nakut2in. Bila ada pertanyaan bisa menghubungi aku di 08qqqqqqqqq, free of charge. Ini juga bukan iklan, gue ngga butuh. Please feel free. Tapi please jangan marah kalo gue ngga jawab karena kantor juga kacau abis.

Singkatnya gini deh:

Kondisi ekonomi:

1. Krisis keuangan di AS sangat sangat sangat parah. Tidak ada yang selamat. Ini sistem yang hancur.

2. Krisis itu telah menjalar ke seluruh dunia, sekali lagi tidak ada yang selamat. Kalo ada rumor yang mengatakan bahwa negara ini bakal kuat, bakal jadi pemimpin, jangan percaya.

3. Banyak negara sudah memasuki masa resesi, seperti Inggris dan Singapur. Sebenarnya banyak sekali negara sudah masuk resesi tapi secara definisi belum karena dalam definisi ekonomi suatu negara dinyatakan resesi bila pertumbuhan ekonominya negatif 2 kuartal berturut2. Jadi yang tinggal di Singapore, Inggris dan US benar2 harus melakukan perubahan cara hidup mulai sekarang.

4. Krisis ekonomi sudah menjalar ke sektor real artinya akan kita rasakan. Sekarang sebenarnya sudah tapi tidak banyak orang awam yang benar2 sadar dampaknya. Ekspor kita sudah melambat, harga2 komoditas kita sudah jatuh, eksportir2 kita sudah memecati karyawan, impor ilegal sudah masuk.

Pertumbuhan ekonomi kita bisa negatif.

5. Sektor2 yang paling dulu terkena imbasnya adalah properti, manufaktur, pertambangan, perkebunan.. ..sebenarnya sekarang udah terasa. Jadi tahun depan jangan harapkan perusahaan kalian kasih bonus besar lagi atau kasih kenaikan gaji tinggi lagi,

Artinya : Semua orang, semua negara sedang dalam perang memperebutkan cash.

Siapa yang punya cash nantinya punya kemampuan lebih untuk bertahan

Saran dari aku:

1. Gaji dan semua income jangan dibelikan investasi lagi. PEGANG CASH. Buat kalian yang pas2an sekali, aku saranin, akumulasi cash dalam bentuk hard cash yaitu rekening tabungan (yang bisa ditarik dengan ATM). So, gaji masuk jangan belanja apa2.

2. Barang2 tertier terutama yang bakal dibeli pake kredit nanti dulu deh, pegang cash dulu. Barang2 akan mahal, susu anak mahal…so, pegang cash.

3. Bila kalian dengar harga emas naik dan sebagainya, jangan tergiur. Emas memang naik, tapi sangat volatile. Contoh temanku, beli emas, niatnya mau jualan,….eh telat, sekarang turun lagi. Lagian percaya deh, sulit jualnya karena semua orang dalam kondisi pengin jualan. Kalian bisa beli kemungkinan besar susah jualnya

4.Investasi tunda dulu deh. Kalo memang ada duit lebih deposito saat ini yang paling cocok, itu juga near to cash walaupun ada jatuh temponya.

Nah untuk deposito aku saranin:

4.a. Masukkan ke bank yang aman, buat kalian aku sarankan kalo bisa bank pemerintah.

4.b Bunga penjaminan pemerintah hanya 10%. Artinya bila deposito kalian mendapat bunga di atas 10% maka uang kalian tidak akan dijamin oleh pemerintah. Bila, bank itu kolaps, maka uang kalian bisa saja hilang….lang lang. Terus nominal yang diganti hanya maksimal 2 M. Mungkin kalian tidak ada yang punya sebanyak itu tapi informasi ini bisa dishare ke bokap atau nyokap.

5. Jangan panik lalu ikut2an beli emas atau dollar. Dollar justru tinggi2nya. Udah Rp 10,000 an. Dollar yang tinggi ini karena investor asing menarik uangnya dari Indonesia, mereka kan butuh dollar supaya bisa dibawa ke negara mereka. Jadi bukan karena kondisi ekonomi kita yang jelek.

Rumor:

1. Ekonomi Indonesia kuat, jauh lebih kuat daripada Singapore bahkan. Singapore sudah masuk resesi, 2 kuartal berturut2 -6%. Indonesia masih tumbuh 6%. Bila ada rumor yang mengatakan bahwa krisis kali ini disebabkan oleh pemerintah kita yang payah jangan percaya. Tim ekonomi kita sekarang ini tangguh. Cara mereka menanggulangi krisis sudah on track. BI mungkin membuat kebijakan yang mengejutkan tapi Menkeu tidak. I am objective di sini karena aku pelaku pasar bukan orang politik.

2. Jadi, bila ada rumor yang mengajak kalian menggulingkan pemerintah sekarang seperti zaman Soeharto, jangan terpancing.

3. Hutang luar negeri kita sangat2 kecil saat ini dan cadangan devisa kita jauh lebih kuat daripada tahun 97/98. Dulu hutang luar negeri kita 100% dan cadangan devisa kita nol. Saat ini kita juga tidak ada hubungan lagi dengan IMF. Semua hutang kita itu independent.

Tindakan:

1. Selain menyediakan cash untuk keperluan kita dan keluarga, mulai sekarang belilah dan pakailah produk dalam negeri. Aku ngga sok idealis, ini ada logikanya. Logikanya gini. Sekarang semua negara butuh cash, istilahnya ngga ada yang beli dagangan mereka, semua negara maunya jualan produk mereka supaya dapat cash. Nah, ngapain coba kita ngasih rakyat negara lain pendapatan dengan membeli produk2 mereka? Rugi amat. So, pake semua produk lokal. Kita mulai dari diri kita sendiri. Belanja ke Singapore nya ntar dulu. Travelling ke Phuket nya ntar dulu. Beneran….

2. Produk impor yang menggiurkan sudah masuk menyerbu ke Indonesia. Itu sebenarnya dagangan negara2 lain yang tidak laku di USA karena USA dan negara2 kaya dan maju sudah bangkrut sehingga ngga minat lagi. Harga barang2 itu murah tapi sekali lagi, ngapain kasi makan negara lain sementara negara2 itu sudah tidak punya kapasitas lagi kasih makan kita. Ini bukan kondisi normal lagi ketika perdagangan antar negara terjadi karena saling membutuhkan, ini sih negara yang jualan udah ngga bisa timbal balik beli barang kita. Dong kan? Lagian ati2, mereka masuk dengan barang2 palsu kaya telur palsu dari bahan kimia.Yang sudah masuk sih barang2 dari China karena ekspor mereka tidak terserap oleh US makanya dibuang ke Asia. Dan ingat walaupun ekonomi China masih tumbuh 10% dan cadangan valas mereka terbesar di dunia, duit mereka juga sudah banyak ketanam di AS sehingga mereka juga merasakan dampak krisis ini.

3. Sekarang udah ngga pada kondisinya deh ngributin masalah politik dan ideologi, so jangan terpancing.. ..amakan dulu perut.

Investasi:

1. Bagi kalian yang punya reksadana di saham, kalo nilai investasi kalian sudah di bawah 50%, biarkan saja, jangan dijual karena kalo kalian jual maka uang kalian benar2 akan tinggal dikit. Biarkan saja nanti balik lagi…tapi kali ini memang lama….minimal 2 tahun bahkan lebih. Sekali lagi ini krisis yang sangat besar, terbesar sepanjang masa ekonomi dunia modern.

2. jangan beli asuransi dengan link lagi. Bila ada asuransi dengan link di dalamnya aku jamin hasil investasi kalian kecil sekali. Kalo belum lama belinya tanya ke agennya bisa tidak diswitch ke murni asuransi.

2. Kalo memang ada duit lebih, masukkan saja ke deposito. Sekarang yieldnya lagi tinggi tapi ingat penjelasan ku tentang deposito di atas.


PROFESIONALISME DALAM MARKETING


PROFESIONALISME DALAM MARKETING

1. APAKAH MARKETING ITU ?

Marketing merupakan jalan keluar dari suatu persoalan sebuah

Pencipta keinginan, kebutuhan dan permintaan (Demand Creation).

Marketing lebih menitik beratkan pada pembeli dari pada penjualan

itu sendiri sehingga penjualan benar-benar berorientasi kepada

Nasabah.

Penjualan (selling) adalah sebuah penciptaan pemenuhan keinginan,

kebutuhan dan permintaan itu sendiri (fulfilment creation).

Selling adalah proses akhir marketing

2. BAGAIMANA MELAKUKAN PENJUALAN YANG

BERHASIL ?

Buang jauh-jauh ide yang dapat menimbulkan konflik.

Penjualan tidak melakukan pertentangan atau adu argumentasi.

Penjualan haruslah menjadi suatu yang saling menguntungkan.

INGAT !!

Jika suatu proposal penjualan telah dibuat sedemikian baik dimana

telah menemukan pemecahan yang praktis dari keinginan seorang

nasabah,siapa lagi yang memerlukan cara untuk mendapatkan

nasabah ?

3. MODAL DASAR UNTUK SUKSES !!

a. Penampilan (kerapian/ kelengkapan/ terlihat smart

& sukses ),

b. Cara berbicara/ tutur kata yang baku,

c. Memiliki integritas, kreaktif dan efisien,

d. Menguasai produk knowledge dan berwawasan

yang luas,

e. Mempunyai objektif/tujuan dan Optimis,

f. Semangat kerja tinggi.

4. FAKTOR WAKTU

Disamping skill/ product knowledge, bagi seorang marketing waktu

adalah uang

Bagaimana membuat waktu menjadi uang :

1. Buat rencana penggunaan waktu yang lebih efektif,

Contoh : kapan waktu trading/kapan waktu marketing/kapan

waktu rilex.

2. Buat catatan perkembangan calon nasabah hari demi hari ; apa

yang dibicarakan, keberatan, kekwatiran dll,

3. Selalu membawa kartu nama,

4. Selalu tepat waktu.

Bagaimana membuat setiap menghubungi/call nasabah menjadi

berhasil ?

1. Buat persiapan tentang apa yang akan disampaikan dgn lebih

matang :

– situasi pasar/market yang sedang hangat (CNBC/koran)

– Investasi yang paling menguntungkan & aman ( Valas apa?)

2. Tidak menjelaskan seluruhnya, buat appoitment atau

undang ke kantor,

3. Bebaskan Nasabah dari angan-angan yang muluk-muluk !

5. TIP PRESENTASI YANG BERHASIL

5.1. Siapkan marketing tools berupa kejadian di market secara

profesional (bersih,rapi) yg berisi informasi & analisis terkini.

5.2. Syarat-syarat dalam presentasi :

: Kesan 2 menit pertama,

: Jabat tangan dengan erat & duduk dengan senang (tidak kaku),

: Suara yang mantap, tidak gemetaran/gagap/atau malah tidak

bersuara,

: Tutur kata/bahasa (jangan menggunakan bahasa muka)

dibumbui keramahan dan senyum,

: Serius tapi pasti.

Siapkan bukti-bukti/alat peraga karena :

a. Perhatian melalui pendengaran adalah 7%,

b. Perhatian melalui penglihatan adalah 87%,

c. Daya ingat yang didapat dari pendengaran adalah 10%,

d. Daya ingat yang didapat dari penglihatan adalah 33%,

e. Daya ingat yang didapat dari keduanya adalah 66%.

Menghadapi Nasabah !!!

• Tanyakan apa ada yang belum jelas dan perlu tanyakan,

• Presentasi yang baik adalah 25% bicara dan 75% mendengarkan,

• Menjawab pertanyaan dengan mantap dan jelas,

• Membuat kesimpulan/perkiraan apakah calon nasabah tertarik atau

tidak dan melakukan trial – closing,

• Tutup presentasi tanpa mengemis atau mencari belas kasihan,

• Jika nasabah menolak, tinggalkan brosur/ monthly Futures/

company profile sambil mengatakan : “mungkin lain kesempatan

Bapak tertarik, saya akan hubungi kembali!”, terimakasih atas

waktu dan kesempatan yang Bapak berikan…..

1. Harus dipersiapkan seorang marketing : Knowledge,

Confidence and Enthusiasm,

2. Keuletan Anda adalah kata kuncinya,

3. Marketing yang biasa-biasa menganggap target

sebagai beban yang melelahkan,

“““Marketing yang luarbiasa menjadikan beban sebagai

target yang menggairahkan,

4. Marketing selalu membutuhkan vitamin…… Attitude,

Behavior, Commitment, Dicipline, Enthusiasm and

Fun.

TIPS FOR SUCCED MARKETING :

1. MENGAPA HARUS BERGAUL ?

a. Pentingnya pergaulan dengan sumber informasi,

b. Pergaulan dengan rekan se-profesi (besi menajamkan besi),

c. Pergaulan dengan atasan (untuk menimba pengalaman ),

2. MELAPOR KEPADA DIRI SENDIRI !!

a. Catatan dan laporan yang baik penting Untuk : Perusahaan, atasan, terutama

anda sendiri,

b. Bagaimana memperoleh keuntungan/ manfaat dari laporan yang baik,

c. Catatan dan laporan dapat menjadi acuan kedepan.

3. SIAPAKAH  ANDA BESOK, …BULAN DEPAN,

…TAHUN DEPAN ??

“ANDA SENDIRI YANG MENENTUKAN”

A. JALAN YANG HARUS ANDA LALUI

 Tidak ada tangga berjalan (escalators) untuk mencapai

kesuksesan………………..

 Yang ada hanya tangga yang harus kita daki hingga

anda mencapai puncak kesukseskan yang Anda

inginkan !!!!

 Jika Anda menginginkan suatu pendapatan dan karir

yang sukses, bergairah dan kuat anda akan

memutuskan untuk memulai tanpa menunda-nunda.

B. TANPA TUJUAN & CITA-CITA…..ANDA TIDAK AKAN

PERNAH SAMPAI DITUJUAN.

Anda adalah seperti apa yang anda pikirkan, anda adalah hari ini atas apa

yang anda pikirkan kemarin, dan anda akan menjadi wujud hari esok atas apa

yang anda pikirkan hari ini.

Pemikiran seperti diatas bukanlah berarti kehendak atau harapan atau mimpi di

siang hari.

Ini diartikan anda telah mengambil suatu ikatan perjanjian, kepastian

yang tegas dan kegigihan untuk mencapai sasaran/cita-cita yang

telah dibuat.

Janganlah membuat rencana-rencana kecil, anda dapat berbuat lebih

banyak dari yang anda pikirkan dalam situasi tertentu. Jadi tingkatkan

pandangan anda dan capai cita-cita Anda.

C. KITA PERLU TAHU SEGALAYA !!

– Pengetahuan atas perusahaan,

– Pengetahuan atas masyarakat,

– Pengetahuan akan competitors,

– Ahli dalam berkomunikasi, lisan dan tulisan,

– Ahli dalam hubungan masyarakat (human relation),

– Ahli membaca situasi dengan cepat, trampil secara teknis.

D. APA RENCANA ANDA ??

– Dalam pekerjaan sekarang,

Jangan pernah menunda,

– Saya ingin menjadi ……..atau mewujudkan……. (KEPUTUSAN ADA DI

TANGAN ANDA SENDIRI)

E. APAKAH ANDA PERNAH TAKUT

TANTANGAN ???

– Pandanglah tantangan sebagai sesuatu yang alami

Tantangan adalah prasyarat kesukseskan

– Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda

F. APA LAGI …. ???

– Sikap /attitude : Anda harus mengembangkan mental juara dan sikap yang

gigih terhadap perkembangan dan pencapaian cita-cita/ tujuan.

TOTALITAS !

– Tujuan /desire : Tujuan/ maksud harus kuat sehingga tidak

ada yang dapat menghilangkan atau menguranginya,

– Konsisten….konsisten …dan TETAP konsisten

– Disiplin …..Disiplin ….dan terus disiplin

Sukses Ada Di Tangan Anda!!!

G. KNOWLEDGE IS VERY POWERFULL

1. Apa mesti anda persiapkan sebagai seorang marketing :

Knowledge, Confidence dan Enthusiasm

2. Keuletan anda adalah kata kuncinya

3. Marketing yang biasa-biasa menganggap target sebagai

beban yang melelahkan.Marketing yang luarbiasa

menjadikan beban sebagai target yang menggairahkan.

4. Marketing selalu membutuhkan vitamin……

Attitude, Behavior, Commitment, Diciplin, Enthusiasm & Fun


HIT AND RUN!!


Hari Jumat, sehabis makan siang ada janji ketemu klien di Pasar Pabean. Dari pembicaraan ditelepon, ia seorang pedagang besar  kopi dan rempah-rempah. Kelihatannya sepele, dagang komoditas kopi dan rempah-rempah tapi omzetnya ternyata wah. Terbukti dia juga punya sejumlah rumah di Citraland, salah satu perumahan elit di Surabaya. Anak-anaknya kuliah di Singapura, dan istrinya entah kemana. Saya ngga mau terlalu mengorek kehidupan pribadinya.

 

Jam 2 lebih lima belas menit saya tiba di stand tempat dia berjualan di pasar Pabean. Dari kesan pertama terlihat, orang  ini masih muda, mungkin selisih 8-10 tahun lebih tua dari umurku. Maka kuputuskan untuk memanggilnya ‘Kokoh. Menurut penuturannya, ia pengin menginvestasikan sebagian dananya di Bursa Berjangka. Ia menyebut angka 1 M sebagai modal awal atau margin awal. Wow! Pikir saya surprised banget. Jarang-jarang ada yang punya kesadaran berinvestasi sebesar itu. Biasanya Cuma 100-300 juta saja. Ia bercerita punya lebih dari itu, tapi sayangnya bukan dana nganggur, tapi duwit yang harus ia putarkan untuk bisnisnya. sebagian disisihkan sebagai deposito di bank. Katanya, jangan meletakkan telor dalam satu keranjang. Jika satu telor pecah, maka pecahlah telor satu keranjang. tapi letakkanlah telor dalam banyak keranjang, jika satu telor pecah, masih ada telor di keranjang yang lain. Hmm…boleh juga falsafahnya, tapi kalau keranjangnya bolong gimana?

 

Menurut saya, 1 milyar itu punya keleluasaan mengambil resiko dibanding dengan uang 100 juta. Ibarat menembak musuh menggunakan sekotak peluru dibandingkan dengan mengunakan beberapa butir peluru saja kan lebih mantab yang pake sekotak. Mau nembaknya sambil merem-merem atau ngawur, pasti kenanya, itu kelebihannya. Tapi kalo ngawur-ngawur banget ya kebangeten namanya, apalagi kalo sampe habis peluru….sial dong! Berbeda dengan memakai sedikit peluru, orang akan berpikir 100 kali untuk menembak, karena harus tepat sasaran…hampir tanpa resiko. karena kalo ngga tepat sasaran, kan cepet habis tuh peluru. Diantara dua perbandingan itu sebenarnya besar kecilnya dana sebenarnya sama saja. Sekotak peluru bisa membuat orang ceroboh, tapi sedikit peluru bisa membuat orang lebih hati-hati. Jadi, besar atau kecil ngga ada bedanya, tergantung cara mengelolanya.

 

Ngomong-ngomong soal mengelola dana, yang jelas si pengelola harus punya management resiko yang baik. jika resiko yang mampu ditanggung pemodal hanya 25% saja, maka ia harus disiplin dengan batasan resiko itu, tentunya dia juga harus berpikir tentang perencanaan. Misalnya, memakai time frame berapa, mau short term atau long term. Karena hal ini akan berkaitan dengan batasan resiko dan ekspektasi keuntungan. bagi modal kecil, sebaiknya main “day trade” (short term) aja dengan time frame 5-15 menit. artinya, ditime frame tersebut ia bisa melakukan ‘hit and run‘, ‘nggepuk trus lari.’ kelemahan sistem ini, keuntungan tidak bisa maksimal, hanya berkisar 30-50 points. kalu market lagi volatile atau fluktuatif bisa agak lumayan sih sampai 100-200 points, bisa saja. Tapi memang modal kecil ya jangan terlalu berharap keuntungan yang besar, ‘low risk-high return‘ yang ada juga ‘high risk-ya high return‘ to.

 

Keuntungan yang besar bisa didapat dengan cara bertransaksi dengan time frame 4 hours, daily, weekly bahkan monthly. Apalagi dipasar indeks regional Asia yang bernama Hangseng itu mengenal adanya gap (lompatan) harga karena pengaruh indeks Amerika (Dow Jones). Dan kalau sudah nge-gap, ngga tanggung-tanggung….bisa sampai 1.600 points, wuihhh!! gila…..! Kalu posisi nginepnya (over night) bener, bisa jadi a huge profit lho, panen raya-lah pokoknya!Lha kalo salah posisi gimana? Ya kebalikannya to, bisa loss, rugi alias amsiong. Makanya perlu dipertimbangkan masak-masak untuk memutuskan over night atau tidaknya. seorang pengelola dana harus tahu benar arah pasar esok hari atau beberapa hari kedepan. Dengan prediksi yang bener kita ngga akan salah masuk posisi.

 

Baru serius-seriusnya menjelaskan soal salah posisi, si Kokoh berceloteh, “eh Mba, enak juga kali ya kalo tradingnya ditemenin Mba sambil ‘klesedan‘(santai, tidur-tiduran)…”

Hah! Dapurmu iku! batinku…orang lagi serius kerja malah dikasih guyonan nakal.

“Bener lho Mba, kayaknya aku mau gitu deh! Soalnya denger-denger dari temenku, banyak yang rugi tuh!udah biasa kok kalo kita invest ya dikasih servis plus-plus….”

Kampret si Kokoh!

“Ayo lek berani, tak kasih 1 M tapi ya gitu deh…servis ranjang!”

Sudah kuduga, jurusannya pasti kesitu. Batin saya misuh-misuh, kok? Kurang ajar…!!!

“Berani tah? Nanti ditentuin ndek mana gitu…” si Kokoh semakin provokatif menggiringku. Sejurus kemudian kupandangi si Kokoh, serius ngga sih nih orang. Soalnya lama berkecimpung dibidang ini lama-lama harus bisa baca orang juga. Suami saya bilang, dari 1000 laki-laki di Surabaya hanya ada 1 saja yang baik, yaitu dia, selebihnya buaya….itu gombalan dia aja kali ya! saya ngga tahu sudah ada survei atau belum, yang jelas suami pernah ngomong begitu…he..he…

 

Walah 1 M? ternyata gak gratis! buntutnya ya ke seks juga, tiwas saya ke-ge-er-an. “Oalah Koh, ngomong kek dari tadi. Kadung saya ngoceh-ngoceh serius, Kokoh bercanda.”

“Lhoh beneran ini! mau tah? Lek rugi gak po-po wis! yang penting aku ndapetin kamu..yok opo?”

Ini orang, guoblok bener ya. Dengan 1 M kan dia bisa beli perempuan muda dan cantik, bukan sebaliknya….

“Gini Koh, nanti kalo Kokoh investnya segitu dapet bonus laptop, separuhnya dapet Blackberry. Tapi ada syaratnya,” terangku masih berusaha mengalihkan.

Emoh lek laptop ato Blacberry. Aku isa beli dhewek kok.”

“Lha trus Kokoh maunya apa?”

“Yo yang gak isa tak beli gitu, yok opo?”

“Maksudnya Kokoh ini apa ya?”

“Mosok lu gak tau…”

Saya sih bener-bener tahu, cuma berupaya negoisasi sambil ngulur-ngulur waktu aja.

“Maksud Kokoh servis yang kayak temene Kokoh itu tah? Yo wis Koh, saya setuju…Servisnya habis transfer lho Koh!” Duh saya bener-bener gila apa, kok bisa-bisanya mutusin. Tapi dalam otak saya berkembang cara untuk ngakalin si Kokoh. Tetep dapet clossingan, tapi tidak dengan cara gituan….

 

Seminggu setelah pertemuan, si Kokoh sign agreement dan transfer esok harinya. Hari itu juga saya trading-kan dengan cara DQ (dirrect quote/out cry)-phone trading sebanyak 90 lots. Lebih dari BEP (Break Even Point) sedikit langsung likuidasi. Masuk lagi 90 lots, lebih dari BEP cepet-cepet saya likuid. yang penting si Kokoh ngga rugi, malah lebih duwitnya! Saya cuma meminjamnya saja sebentar! Sungguh, cuma pinjem sebentar….

 

Malam hari si Kokoh telpon ngajak janjian di hotel bintang 4, saya tenang-tenang saja.

“Koh, sudah terima statement ya? Tadi siang ada transaksi, untung dikit sih…”

Dikejauhan si Kokoh nagih janji, “iya kali, ngga tak liak tuh! Kamu dateng kesini yo, udah tak tunggu….”

“Mo ngapain Koh? Kok pake booking kamar segala? Oh iya, saya ngga akan kesana Koh, walau sampe kiamat pun saya ngga akan kesana….Kokoh bisa ambil kok duwit Kokoh, besok form withrawal-nya tak fax. Sorry ya…” batin saya menang! Horeee!!Ngga peduli si Kokoh melontarkan pisuhan di telepon…..“jancukk koen!!!” Emang gue pikirin………..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


PEREMPUAN DALAM PASAR TENAGA KERJA


Suatu hari di kantor lama di Gubeng……. Saya mendapati PR(Public Relation) kantor tempat saya bekerja terkantuk-kantuk di meja dengan wajah kusut dan bengkak. Ketika iseng-iseng saya tanya, dia berkisah semalaman dia dugem di Coyote bersama 4 orang klien kantor. Katanya, “ngga tahu saya minum apa semalam Bu, pokoknya rasanya gila banget…! saya pulang jam 3 tadi pagi, rasanya ngantuuk banget. Muka saya bengkak ya Bu? saya boleh tidur sebentar di ruangan Ibu ya, please….” Masih dengan kekagetan saya, setengah menasehati, saya ngomong, “Mey, minum minuman keras itu ngga boleh lho Mey, apalagi sampai mabok. Ibadahnya bisa ngga diterima selama 40 hari. Kamu tahu apa rasanya, 40 hari kita sholat, puasa dll ngga ada gunanya.” Saya ngomong begitu karena saya lihat si Mey ini rajin ke basement untuk sholat, dia juga rajin puasa Senin Kamis. Tetapi dasar PR, pinter banget nge-les, “Bagi saya pokoknya ngga nyakitin orang, saya rasa ngga masalah Bu!” Aduh! memangnya agama itu hanya menyangkut hubungan antar manusia po, batin saya. Diam-diam saya menyesal telah ngomong tadi. Karena apapun itu saya ngga seharusnya mencampuri kehidupannya. Tetapi sebenarnya apa sih fungsi kehadiran perempuan di sektor publik?

Perempuan dalam pasar tenaga kerja adalah perempuan yang melibatkan diri dalam struktur pasar, yakni struktur yang mendukung berlakunya nilai tukar. Yang sering terjadi, tanpa disadari perempuan telah menjadi nilai tukar itu sendiri. Kehadirannya bak barang penyedap yang harus selalu ada dalam setiap urusan bisnis. Pendeknya, ia bak barang itu sendiri. Di TV-TV ada iklan minyak pelumas dengan perempuan yang terbuka roknya. Padahal ngga ada korelasi sama sekali antara perempuan dengan olie. Itu hanya sebagian kecil contoh saja.

Persoalannya bukan lagi dimana seorang perempuan ditempatkan, tetapi bagaimana seorang perempuan harus selalu berusaha menempatkan diri pada puncak fungsi kesadarannya di depan Yang Empunya Semesta. Maka kehadirannya di sektor publik tentu saja bukan untuk memperteguh otoritas material dalam mekanisme pasar. Sebaliknya, misi kehadirannya adalah untuk mendidik setiap person yang terlibat dalam mekanisme pasar itu agar dapat menemukan kembali dimensi-dimensi spiritual dari kerja-kerjanya. Setiap perempuan yang bekerja di sektor publik, apakah sebagai pendidik, pegawai, ataukah sebagai marketing, haruslah sebagai penyampai kebenaran, seorang mubalighah!

Fungsi menyampaikan kebenaran ini tidak harus melalui ceramah atau kutbah. Tetapi sebenarnya, seorang pegawai kantor perempuan yang dapat berpakaian sopan, menahan pandangan, bekerja dengan efisien dan rajin menegakkan sholat, sesungguhnya telah bertablig dengan sikapnya. Seorang perempuan yang melakukan perdagangan dengan jujur dan mampu berpuasa dari kehendaknya menumpuk kekayaan, juga telah bertablig. Insyaallah begitu!