Melihat Dengan Kacamata Berbeda……

Posts tagged “Super Junior

Life is About Moving


Imam Syafi’i pernah berkata:

“Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan.
Seandainya mengalir dia menjadi jernih,
jika tidak dia akan keruh menggenang.

Kayu gaharu tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan,
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan.

Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang.
Anak panah jika tidak dilepaskan busur tak kan kena sasaran.

Jika saja matahari tak bergerak dan terus diam,
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.
Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman,
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang”

Untuk itu..BERGERAKLAH..sahabatku !

Sekalipun besok hari kiamat,
kita diperintahkan untuk tetap bergerak dan beraktifitas.

Baginda Rasululllah shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنْ قَامَتِ السَّاعَة ُوَبِيَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَة ٌفَاسْتَطَاعَ أَلاَّ تَقُوْمَ حَتَّى يُغْرِسَهَا فَلْيُغْرِسْهَا فَلَهُ بِذاَ لِكَ أَجْرٌ

“Jika Kiamat datang, sementara di tangan salah seorang diantaramu ada sebuah biji Kurma, lalu ia mempunyai kesempatan untuk menanamnya sebelum Kiamat terjadi, maka hendaklah ia tanamkan, karena dengan demikian ia akan mendapatkan pahala.”
(Hadits ini dikeluarkan oleh Ali bin Abdil ‘Aziz dlm al-Muntakhab dg isnad yg hasan dari Anas ra.
Juga kitab ‘Umdatul Qari’ fi Syarhin Shahihil Bukhari oleh Syaikh Badaruddin al ‘Aini, bab al-Hartsu waz Zira’ah)

Ketika kita bergerak, kemudian mengalami benturan “BADAI”,
itu sesuatu yang wajar sahabat…

Grace Hopper mengatakan :
“A Ship in port is safe, but this not what ships are built for!”.
Memang aman kalau kapal cuma bersandar di pelabuhan,
Namun bukan untuk itu dia diciptakan !!!

BADAI ujian adalah sesuatu yang sangat wajar,
Sebagaimana juga kita sekolah.
Maka kita juga pernah mengalami “BADAI” ujian.
Setelah badai berlalu, maka nikmat “KELULUSAN” akan kita dapatkan

Semakin banyak rintangan dalam bergerak,
Semakin TANGGUH dan TEGARLAH kita.
Semakin banyak kesedihan yang kita jumpai,
Semakin LEMBUTLAH kita…
Dan semakin banyak PAHALA, ILMU dan CAHAYA kita dapatkan.

Semakin banyak BERGERAK dan semakin banyak LULUS badai ujian,
maka juga akan membuat semakin CEMERLANG pribadi kita…
Sehingga kita bisa menjadi pribadi yang BERCAHAYA…
Bukankah kita sering melihat SINAR OBOR yang begitu cemerlang…
dari para tokoh setelah mereka bergerak dan mengalami badai ujian.

Boleh jadi kita belum bisa seterang OBOR para tokoh,
Namun minimal bisa seperti KUNANG-KUNANG…
yang mampu membuat malam menjadi semakin INDAH.


PRINCESS E CEN, BINTANG KEJORA KOMPASIANA


1294910702434538729

Lama ngga ngompasiana, banyak sekali bermunculan Kompasioner-kompasioner muda berbakat dan fresh. Salah satu yang sering saya ikuti adalah catatan harian seorang Princes. Sering saya dibuat berdecak kagum dengan bahasanya yang sederhana, lugu dan penuh kejujuran. Kadang dibuat ngakak ketika membawa tulisannya; Putus, nyaris membuat saya berpikir ini kisah putus cinta seorang remaja jatuh cinta, tapi ternyata sendal yang putus. Lalu kisah inspiratif berjudul I Love You Daddy membuat kita trenyuh dan terharu, berpikir tentang ayah kita. Lalu pada Dialog Kopi Kenthir menyuguhkan dialog kopi, gula dan susu yang serius maknanya tapi dibuat seperti guyonan. Ada sense of humor yang tinggi pada penulisan kata-katanya yang sarat makna. Contohnya dalam tulisan Satu Lagi dari Princess Kenthires, humor fiksi yang menyegarkan.

Lantas dalam tulisan Message on  a Bottle (teringat film dengan judul yang sama dengan pemeran utamanya Kevin Costner) Cen menuliskan kesedihannya lewat kata-kata sendu :

“Ah…, terbersit keinginan untuk menyusulmu disana, di lautan lepas
tempat kau tenggelam setelah menyelamatkan aku yang berenang terlalu
jauh ke tengah laut, maafkan aku sayang… Seharusnya aku yang tenggelam,
bukan kamu….”

“Aku mau mati rasanya… Kehidupan di dunia ini telah kehilangan daya
tariknya… Tapi aku takut berdosa, takut masuk neraka karena bunuh diri…
Pengecut sekali diriku ya sayang…”

Kita jadi ikut terbawa dalam kesedihannya. Tapi lalu turut berbinar dalam semangat setelah Cen menemukan sebuah pesan dalam botol. Dalam tulisan-tulisannya beda penyajian itu Cen berhasil mengaduk-aduk hati saya.

Benar-benar karya original tanpa embel-embel pengin laku atau pengin dibaca. Tapi setiap kali Cen menulis, selalu diminati banyak pembaca dan memancing orang untuk berkomentar. Kesederhanaan tulisan dan penyampaian lepas tanpa beban, itulah Cen. Suatu hari saya bertanya kepadanya; kenapa tak menulis tema-tema laris mengundang orang untuk tertarik membaca seperti tema seks misalnya. ”Wah saya ngga bisa mendesah Mba.”  Benar juga, kenapa mesti menjual desahan bila dengan keceriaan remaja, kesederhanaan dan kelugasan itu orang banyak tertarik? Lagian ‘mendesah’ bisa dilakukan oleh siapa saja meskipun bukan ahlinya…hahaha…Untuk jawaban ini Cen membuat saya takjub dan tertawa.

Saya salut dengan Kompasiana yang sudah mulai merubah image sebagai “bacaan dewasa” menjadi bacaan tua muda atau segala usia. Saya acungi jempol untuk kemajuan Kompasiana. Unsur seksualitas memang diminati, tapi itu tidak akan lama, lama-kelamaan juga akan tenggelam. Pembaca cerdas pasti akan bosan!Pembaca cerdas pasti akan mencari sesuatu yang ringan, menghibur, menginspirasi, menyemangati serta mencerahkan dan pesan moral tidak dengan cara menggurui. Seperti Chicken Soup, fresh, hangat dan mennyegarkan.

Kulihat bintang yang paling terang diantara bintang, dialah bintang kejora. Cen adalah bintang kejora itu, yang turut membawa nafas segar untuk kemajuan Kompasiana. Insyaallah!

PS: sorry Cen, kuambil fotomu tanpa ijin, smoga kau memaafkanku!


MANUSIA LEMAH


“GOD DOESN’T IMPOSE ON A SOUL A DUTY
BUT THE THE EXTENT OF IT’S ABILITY
AN THAT WILL ADD OUR LOVE TO HIM
NO BEARER WILL BEAR OTHER’S BURDEN!”


Allah tak akan mencobaimu diluar kemampuanmu. Ia mencintaimu apa adanya – dengan segenap kekuranganmu dan kelemahanmu. Kau ini bukan apa-apa, apalagi siapa2, tak punya apa2, tak punya siapa2, bahkan tak punya rasa punya! Kukatakan ini karena hari ini kulihat kau sangat kacau. Situasi jiwamu benar2 buruk, kau tahu itu? Ada yang menggairahkan, memanggil-manggil semangat juang. Tetapi ada yang membuatmu lemah tak berdaya dan bersedih. Ada yang menegakkan optimisme masa depan, tetapi ada juga yang menyeretmu kedalam semacam perasaan putus asa dan kebingungan. Aku melihatmu timbul tenggelam….
Ayolah! Cakrawala selalu mengingatkan bahwa di atas bumi ada ruang tak terbatas. Di atas prasangka2 subyektif yang cengeng tentang ketidakmampuan seorang manusia, ada ketakterbatasaan yang menjanjikan berbagai kemungkinan, termasuk kemungkinan untuk menjadi lebih baik dan lebih mampu. Syaratnya hanya berusaha bersandar kepadaNya…

>> Nasehat Ali bin Abi Thalib

1. “Bukan KESULITAN yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit.

2. Karena itu jangan pernah mencoba untuk menyerah & jangan pernah MENYERAH untuk mencoba.

3. Maka jangan katakan pada Tuhan aku punya masalah, tapi katakan pada MASALAH aku punya Allah yang Maha Segalanya.”

Allah lah yg membuat kita mampu tersenyum walau dalam keadaan menangis
Tempat bertahan ketika kita hendak menyerah
Tempat berdoa ketika hilang tempat mengadu & ketika semua orang menjauh
Tempat untuk kembali bangkit sekalipun hati kita telah hancur berkali-kali
Tempat untuk tetap mengerti ketika tak ada satupun terlihat memberi Arti
Segala sesuatu menjadi mungkin karna Allah lebih memahami kita melebihi diri kita

Ketika wajah penat memikirkan dunia, maka berwudhulah,Ketika pundak tak kuasa memikul amanah maka brsujudlah,Ikhlaskannya agar semuanya tunduk, disaat yg lain angkuh, agar tangguh disaat yg lain runtuh, agar tegar disaat yg lain terlempar, dan ingat hanya Allah lah tempat kita utk brgantung. Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir. “Ingatlah, dengan mengingat Allah dapat menentramkan hati”(Ar-Ra’d:28)

Jika engkau merasa lelah dalam berjuang, bayangkan saat ini Rasulullah duduk di hadapan dan berkata ” Umatku, aku bangga melihatmu menderita dalam perjuangan, sedih melihatmu gembira dalam kelalaian.. Aku bangga mendengar tangismu karena pengorbanan, sedih mendengar tawamu dalam kemaksiatan.. Aku pasti bangga bila engkau harus mati di medan kebenaran, sedih bila mendengar engkau mati dalam kejahilyahan.. Dan aku bangga melihat engkau lelah dalam berjuang,  sedih melihatmu mundur dalam perjuangan.. Karena ingatlah muliamu bukan karena pangkat, harta dan rupa, tapi karena kekuatan iman, islam, ihsan dan perjuangan”

Semoga kita tetap istiqomah, ingatlah umat Rasulullah itu kuat!!! ^^